Ari Kuntari

Welcome In My Poems .

Ari Kuntari

ku percaya cinta tak harus memiliki karna cinta akan hidup selamanya dihati....

Ari Kuntari

Jika perpisahan adalah yang terbaik apa daya ini untuk menahanmu pergi.

Ari Kuntari

Cinta yang sejati nampak dalam tindakan Cinta yang sejati memberikan tanpa menanti balasan.

Ari Kuntari

Ya Allah, bantu aku jalani semuanya... tenangkan batinku.. . damaikanlah hatiku....

Selasa, 17 Juli 2012

Puisi Untuk mu

                                                                            
Di dunia ini, tempar paling nyaman
Itu ada di dalam hatimu
Apa kau merasakan denyut dari hatiku ke telingamu?


Apa yang aku butuhkan sekarang itu kamu
Aku seakan-akan menjadi tertidur dengan ritmemu
Kau membuat aku merasa sempurna
Kuharap kebahagiaan sederhana ini berlanjut


Tubuh ini merasakan cintamu
Apakah tubuhku juga menyampaikannya?
Dipeluk di dadamu
Diselubungi bau tubuhmu


Apa yang aku butuhkan sekarang itu kamu
Tak ada kebahagiaan lain yang lebih dari ini
Dan aku tak merasa gelisah karena kau tak ada di sisiku


Walau kini telah lima tahun, seperti kabut panas berayun
Walau kau telah menjadi bintang dan aku tak bisa menyentuhmu
Malam ini juga aku akan memimpikanmu


Karena kau ada di sisiku

Yang Terlupakan

                                                                                
Masih terhenti waktu.
Tuk mengerti arti diam mu.
Masih terasa sunyi.
Dalam ramainya hari.
Aku tak ingin ini.
Cobalah untuk mengerti.
Aku ingin kau lihat, ragu ku
tepiskan arti.
Arti semua ini.
Lalu biarlah malam.
Biarlah katakan resah dalam
rentan jiwa.
Jangan hanya terdiam, dan
katakan lah semua.
Semua gundahmu.

Sebuah Harapan

                                                                                  
Mentari memancarkan sinar dari ufuk barat
menandakan senja sudah hampir usai
ketika matahari sudah tertutupi
muncullah sinar dalam kegelapan.


Sebuah sinar yang tak mungkin redup
Sinar yang tak akan pernah sirna
Sinar itu adalah sebuah sinar harapan


Aku menatap sinar harapan itu
dan berkata dalam hati
semoga terwujud suatu hari nanti
suatu rasa dan sesuatu yang belum pernah ku miliki

Terguncang Badai Asmara


Ketika hati mulai merasa.
sebuah rasa yang indah.
berharap semua bisa terungkap.
tapi terhalang oleh suatu yang tak mungkin di singkirkan.

Berharap yang tersingkirkan itu musnah.
terbawa arus dilema.
sebuah rasa akan terasa.
jikalau semua terjadi dengan nyata

Tertikam Sebuah Penyesalan

                                                                 
Goresan Wajah terkenang dihati.
Coretan Dilema menyayat hati.
Ribuan jarum menikam dada.
bagai tertikam diriku mati.


Seolah dirimu menjadi musnah.
Hamparan angan mulai memudar.
Sesuatu dahulu yang membuatku terhanyut dalam rasa yang indah.
berubah menjadi sebuah kepingan.


Dimanakah dirimu saat ini.
ketika diriku terdampar di hamparan kosong?
Berharap kau akan disini.
walau pun itu hanya impian kosong.

Satu Cinta Seribu Cerita

                                                                                  
Cinta?
Apa sih artinya?
Apa bukan cuma sebuah kata semu yang sudah terprogram di bibir?
Apa bukan sebuah ketakutan akan kehilangan?
Apa bukan...
Bukan. Aku tidak tahu.
Salah. Aku tidak pantas!
Aku tidak pantas bicara cinta.
Sedang hati ini luka terbungkus manisnya.


Mengapa semua hal berdasar cinta?
Mengapa mereka begitu mudah?
Mengutarakan cinta seolah ia tak punya harga?!
Tunggu...
Dulu aku pun begitu.
Sebelum aku tahu siapa dia.


Mengapa bertanya kenapa bulan murung?
Mengapa bertanya kenapa bintang muram?


Tolong!
Tolong aku!
Luka ini terlalu perih untuk kuhela sendiri.
Ingin aku berteriak.
Keras.
KERAS!
Hingga semua mendengar.
Tidak.
Cukup kau yang mendengar.
Ya...
Cukup kau, dan aku.


Tapi bibir ini kelu
Terkunci rapat - rapat oleh gembok lara
Lidah ini kaku
Oleh tetesan air mata yang mengkristal dalam hati


Sungguh...
Seandainya kau tahu
Betapa susahnya mengumpulkan semua serpihan hati ini
Seandainya kau tahu
Betapa kosongnya aku
Seandainya kau tahu
Betapa aku merindukan kita yang dulu

SI PENCURI


awal mengenal
engkau tenang dan damai
bahkan Singa Kelas
adalah teman dan aliansimu.

Dengan Hati Lembut
Kau pikat mereka
menyebar dan menarik
membius hingga tunduk.

Bahkan Hati dingin ini
tertarik dan melirik
malaikat tak percaya
aku juga tak percaya.

hingga hati terpikat
dan dua hati menyatu

hingga....


kekasih khianati hati
tanpa belas kasih
ia lari dan mencuri
kabur dan tak kembali

hingga...

raga dingin membeku
menanti hati yg di curi
dalam putus asa dan kegalauan tak bertepi
aku menunggu.


cuman puisi...bukan ungkapan hati...

Puisi Kerinduan


Selamat malam sayang aku ucapkan
Puisi rindu ini padamu kutujukan
Embun-embun cinta mengalir dari daun hatiku yg kebasahan
Sejuk pandangan saat kulihat dunia penuh sinaran

Takkala hatiku pun bersuara
Menerka apa yg kini kau lakukan
Lantas kutuliskan sebaris goresan kerinduan
Untukmu duhai kekasih dambaan

Diriku rindu akan perjumpaan
Kulemparkan senyum pada mentari dikejauhan
Tergambar bayangmu ditepian sinaran
Terasa hangat sentuhan yg kurasakan

Seolah kau sedang memeluk erat tubuhku dalam kesejukan
Salam Kerinduanku dari kejauhan

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More